Rilis Aplikasi Dapodik versi 2026.c

Yth. Bapak/Ibu

  1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
  2. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
  3. Kepala BBPMP dan BPMP
  4. Kepala Satuan Pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, PKBM, SKB dan SLB

di seluruh Indonesia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Dengan hormat kami sampaikan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah telah melakukan pembaruan dan perbaikan pada Aplikasi Dapodik versi 2026.c, sehingga dapat digunakan untuk pengumpulan data semester Genap tahun ajaran 2025/2026. Perbaikan dan pembaruan ini merupakan upaya untuk menyelaraskan prosedur dan mekanisme pendataan Dapodik. Pokok pembaruan pada Aplikasi Dapodik versi 2026.c adalah proses pendataan dalam mendukung Program Prioritas Pemerintah, serta perbaikan beberapa bugs dari Aplikasi versi sebelumnya. Sehingga Satuan Pendidikan diharapkan untuk dapat segera melakukan pembaruan Aplikasi Dapodik.

Aplikasi Dapodik versi 2026.c dirilis dalam bentuk installer, patch dan pembaruan daring. Untuk melakukan pembaruan Aplikasi Dapodik ke versi 2026.c, lakukan langkah-langkah berikut:

Installer (Metode pembaruan ini berisiko hilangnya data yang diinput jika sudah melakukan pendataan pada Dapodik versi 2026.b namun belum melakukan sinkronisasi. Metode ini juga bisa dilakukan langsung jika belum pernah install Aplikasi Dapodik versi 2026.b):

  1. Pastikan sudah melakukan sinkronisasi pada Aplikasi Dapodik versi 2026.b, atau belum install Aplikasi Dapodik versi 2026.b;
  2. Uninstall Aplikasi Dapodik versi 2026.b jika sudah terpasang dari perangkat anda;
  3. Unduh file installer Aplikasi Dapodik 2026.c di laman https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan
  4. Lakukan instalasi Aplikasi Dapodik 2026.c;
  5. Refresh peramban (ctrl+F5);
  6. Lakukan registrasi (daring/luring);
  7. Jika memilih metode registrasi luring, pastikan sudah mengunduh prefill terbaru;
  8. Lanjutkan hingga proses registrasi berhasil;
  9. Isi username dan password;
  10. Pilih semester genap 2025/2026;
  11. Klik tombol Masuk;
  12. Pastikan tampilan Aplikasi Dapodik sudah versi 2026.c;
  13. Lakukan input data sesuai kondisi riil;
  14. Login Akun Kepala Sekolah;
  15. Lakukan validasi;
  16. Klik tombol sinkronisasi.

Patch:

  1. Pastikan satuan pendidikan telah memasang Aplikasi Dapodik versi 2026.b;
  2. Unduh patch di laman: https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan;
  3. Pasang patch yang telah diunduh;
  4. Tekan ctrl+f5, pastikan versi Aplikasi Dapodik di beranda sudah Dapodik 2026.c;
  5. Masuk dengan akun satuan pendidikan;
  6. Klik tombol Tarik Data;
  7. Lakukan pengisian dan perbaikan data;
  8. Lakukan Validasi;
  9. Lakukan sinkronisasi.

Pembaruan Daring:

  1. Pastikan perangkat anda terhubung internet;
  2. Buka Aplikasi Dapodik versi 2026.b;
  3. Login pada akun satuan pendidikan anda;
  4. Buka menu pengaturan;
  5. Klik “Cek Pembaruan”;
  6. Tunggu hingga proses pembaruan berhasil;
  7. Jika sudah berhasil, tekan ctrl+f5, pastikan versi Aplikasi Dapodik di beranda sudah Dapodik 2026.c;
  8. Masuk dengan akun satuan pendidikan;
  9. Pastikan Aplikasi Dapodik versi 2026.c sudah tertera pada laman beranda.

Berikut adalah daftar perbaikan Aplikasi Dapodik versi 2025.c:

  1. [Perbaikan] Pengaktifan fitur lanjutkan semester bagi rombongan belajar wali, ekstrakurikuler dan mata pelajaran pilihan.
  2. [Perbaikan] Perbaikan bug pada saat menyimpan pembelajaran.
  3. [Perbaikan] Perbaikan validasi NIP dan TMT ASN menjadi warning.

Tautan untuk mengunduh Aplikasi Dapodik (installer dan patch):

  1. Aplikasi Dapodik Ditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen versi 2026.c
  2. Aplikasi Dapodik Ditjen Vokasi (Khusus SMK) versi 2026.c
  3. Patch Aplikasi Dapodik versi 2026.c

Untuk informasi terkini, silakan ikuti kanal Instagram resmi kami.

Demikian informasi yang kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Salam Satu Data Pendidikan Indonesia,

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Admin Dapodik.

Author: admin

26 thoughts on “Rilis Aplikasi Dapodik versi 2026.c

  1. Waktu rilis semester lalu banyak rekan operator kehilangan data karena terlanjur pasang installer baru sebelum sinkron. Syukurlah ada penegasan bahwa pembaruan Aplikasi Dapodik versi 2026.c ini wajib memastikan sinkronisasi sudah tuntas terlebih dahulu.

  2. Terima kasih banyak atas informasinya! Rilis Dapodik versi 2026.c ini sangat penting bagi kami di satuan pendidikan untuk memastikan kelancaran pengumpulan data semester Genap. Penjelasan mengenai metode pembaruan, baik installer maupun patch, serta fokus pada dukungan Program Prioritas Pemerintah dan perbaikan *bug* sangat membantu. Ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas Dapodik. Kami akan segera melakukan pembaruan ini untuk menghindari kendala. Bagi rekan-rekan yang membutuhkan perhitungan keuangan untuk kebutuhan sekolah, pastikan untuk memanfaatkan BA II Plus Financial Calculator.

  3. Terima kasih atas informasinya yang sangat penting ini! Pembaruan Dapodik versi 2026.c ini pasti sangat membantu satuan pendidikan untuk menyelaraskan data. Apalagi dengan fokus pada program prioritas pemerintah dan perbaikan *bugs*, ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan sistem pendataan pendidikan kita. Saya yakin banyak yang akan segera memperbarui aplikasi ini. Sebagai penggemar konten yang informatif, saya selalu menghargai postingan semacam ini. Saya menemukan banyak referensi berguna tentang desain poster di Block Poster dan postingan seperti ini juga sangat informatif!

  4. Terima kasih atas informasinya yang sangat penting ini! Pembaruan Dapodik versi 2026.c dengan fokus pada Program Prioritas Pemerintah dan perbaikan bugs tentu sangat dinanti. Sangat membantu sekali bagi satuan pendidikan untuk segera memperbarui aplikasi demi kelancaran pendataan. Semoga proses pembaruan berjalan lancar untuk semua pihak. Informasi detail seperti ini sangat berharga, mirip seperti menemukan alat yang tepat untuk mengukur area dengan square feet calculator, membantu memastikan semua data tercatat dengan akurat dan efisien.

  5. Alhamdulillah, terima kasih banyak atas informasinya mengenai rilis Dapodik versi 2026.c! Pembaruan ini sangat penting untuk mendukung Program Prioritas Pemerintah dan juga memperbaiki *bugs* sebelumnya. Semoga proses pendataan semester Genap berjalan lancar. Saya akan segera melakukan pembaruan. Bagi yang ingin menyajikan data dengan lebih baik, mungkin bisa coba juga mencari inspirasi di Image to Line.

  6. The note about Dapodik 2026.c being prepared for even-semester 2025/2026 data collection is useful, especially for operators checking updated procedures before syncing. For schools making short internal guides or visual reminders, TopView AI / could be a relevant resource alongside the official release notes.

  7. Pembaruan 2026.c tampaknya penting karena tidak hanya membetulkan bug versi sebelumnya, tetapi juga menyelaraskan prosedur pendataan dengan kebutuhan program prioritas pemerintah. Akan lebih membantu bila sekolah menyiapkan pengecekan data bertahap sebelum dan sesudah pembaruan, terutama pada isian yang sering berubah. Dokumentasi singkat tentang perubahan utama juga dapat mengurangi salah tafsir di tingkat operator. Konsistensi data tetap menjadi kunci agar manfaat pembaruan ini benar-benar terasa.

  8. Gaya tulisan dekoratif paling efektif jika dipakai untuk memberi penekanan, bukan menggantikan seluruh isi pesan. Dengan generador de letra cursiva, pengguna dapat menyiapkan teks pendek untuk nama, bio, judul sorotan, atau ucapan yang ingin terlihat berbeda. Pilih karakter yang masih jelas dibaca, hindari terlalu banyak simbol, dan simpan versi biasa sebagai cadangan bila platform tertentu tidak menampilkan Unicode dengan konsisten.

  9. Saat mencari karakter kecil untuk daftar, rumus, atau teks dekoratif, masalahnya sering bukan sekadar menemukan bentuk yang tepat, tetapi memastikan simbol tersebut tetap terbaca dengan baik di berbagai perangkat. Dot Symbol dapat membantu sebagai referensi praktis untuk membedakan titik tengah, titik daftar, titik matematika, dan variasi lingkaran. Akan lebih berguna jika pengguna juga mempertimbangkan konteks pemakaian: simbol untuk navigasi, penulisan akademik, dan elemen visual tidak selalu memiliki makna atau tampilan yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *